Rabu, 04 Februari 2009

Hidup Menggapai Langit, Menjejak Bumi

Perjalanan manusia adalah kumpulan-kumpulan peristiwa yang bila di rangkai akan menjadi kalung sejarah yang menakjubkan, itu bila manusia tersebut adalah seorang yang mengagumkan pula. karena entah di sadari atau tidak banyak dari manusia yang enggan untuk berbenah, memperbaiki apa yang ada dan terjadi dalam kehidupan kesehariaannya. sehingga manusia macam ini hidup tanpa arah tujuan yang jelas, mengalir bagaikan air, padahal air yang mengalir pun punya tujuan yang jelas yakni menghempaskan hidup pada luas samudra.
nah apakah orang-orang seperti inikah yang saat ini berada pada bumi yang semakin tua dan rapuh ini?? siapakah mereka?? mereka adalah saudara-saudara kita, orang-orang yang senantiasa berada di sekitar kita, atau jangan-jangan mereka itu adalah diri kita sendiri??
karena benturan aktivitas duniawi yang padat, aktivitas penat yang melelahkan, sehingga kita lupa menggariskan kembali kemana arah yang akan kita tuju dalam hidup ini.

Hidup adalah menggapai langit, artinya dalam hidup ini punyailah mimpi yang melangit, gantungkan cita-cita itu setinggi angkasa, tumbuhkan ekspektasi yang luar biasa dalam hidup kita.
Dan Hidup adalah Menjejak Bumi artinya setiap mimpi, cita-cita , keberhasilan yang kita raih harus kita bagi untuk orang-orang yang kita cintai, untuk masyarakat dan untuk umat manusia seluruhnya, karena apalah arti hidup kita bila kita hidup dalam kesendirian dan hidup kita tidak akan pernah berarti tanpa kehadiran orang-orang yang kita cintai, yang senantiasa memberikan semangat, dorongan ,meneguhkan kesabaran, dan memberikan apresiasi terhadap kegagalan dan keberhasilan kita.
Hidup, Menggapai Langit Menjejak Bumi

3 komentar:

  1. ASsalamualaikum."Hidup menggapai langit,menjejak bumi".Sudah lama ane denger kata itu dari pak agus...tp baru tau maksudnya.hee3.Mantabbb pak

    BalasHapus
  2. setiap manusia di ciptakan dengan keunikan masing2 akhi. segera temukan bintang terang, titik ledak antum. dan dengan itulah antum memburu impian antum dalam hutan belantara dunia ini untuk bekal akhirat nanti. tetapi jangn pernah lupakan orang2 yang ada di sekeliling kita. tetap semangat

    BalasHapus
  3. Assalamu'alaikum,.
    maaf telat..
    luar biasa filosofinya. semangat nulis lagi ya pak.. kunjungi blog saya juga
    suryabelitung.wordpress.com
    semoga sukses..
    wassalam,..

    BalasHapus